LEBAK, BILHAKIMTVNEWS.COM – Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana melakukan kunjungan dan sosialisasi ke Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi bantuan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada tahun 2025.
Mmenurutnya, sebuah cara untuk melihat sejauh mana para penerima KIP kuliah tersebut peduli pada negerinya dan komitmen pada bangsanya.
“Jadi, karena mereka (penerima KIP red) bagaimanapun uang dari rakyat melalui pajak, karena mereka juga harus menunjukan komitmennya pada pendidikan, pada masyarakatnya, sehingga ketika mereka kuliah nanti dengan penuh rasa tanggung jawab melakukan yang terbaik dan lulus tepat waktu,” ungkap Bonnie Triyana saat di wawancarai di Kampus USBR Selasa,16 September 2025.
“Sehingga setelah lulus bisa membaktikan dirinya untuk kemajuan bangsa dan masyarakat,,” tambahnya.
Disinggung soal kekhawatiran KIP jalur aspirasi Bonnie Triyana terjadi ada pemotongan, Ia menjelaskan bahwa tim dari Aspirasinya terbuka dan transparan dalam menyalurkan KIP kuliah ini.
“Kalau kami jelas sistemnya terbuka, akuntabel, tim kami jelas jadi saya tidak khawatir, semua punya komitmen yang sama, karena saya juga “akamsi” anak kampung sini, kalau memang terjadi Laporkan,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Rektor Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Iman Sampurna mengatakan, pertama ucapan terima kasih program KIP kuliah ini disalurkan melalui anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bonnie Triyana, kebanggaan kita terkait adanya program KIP ini adalah, alhamdulilah masyarakat Lebak bisa menikmati bagaimana masyarakat ingin menggapai cita-citanya untuk melanjutkan studinya di kampus ini, kami sangat mengapresiasi langkah pak Bonnie Triyana yang peduli terhadap masyarat Lebak yang masih dalam garis kemiskinan,” kata Iman.
Lebih lanjut Iman mengatakan, program KIP kuliah tersebut yang melalui Aspirasi ada 100 orang dan dari KIP Reguler ada 30.
“Alhamdulilah program KIP Kuliah yang melalui jalur aspirasi ini ada 100, dan dari reguler ada 30. kita juga melakukan pendampingan kepada penerima,” pungkasnya. (Red/LH)

