LEBAK, BILHAKIMTVNEWS.COM- Zaman telah berkembang maju, mengedepankan perempuan menjadi berdaya. Perempuan tidak lagi distigma sebagai masyarakat kelas dua yang hanya pasif menonton perubahan, melainkan sebagai pelaku aktif.
Hal itersebut disampaikan Bonnie Triyana anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. di Gedung PKK Pemkab Lebak, Banten pada Senin, 1 September 2025.
Bonnie menyampaikan bahwa 4 Pilar Kebangsaan juga menyentuh isu-isu perempuan yang harus diberdayakan sebagai pelaku yang menjaga keutuhan bangsa.
“Bila kita melihat sejarah, perempuan telah lama terlibat menjadi pelaku utama perubahan di Indonesia. Kita mengenal Maria Ulfah sebagai tokoh pejuang bangsa, Puan Maharani sebagai Ketua DPR perempuan pertama, hingga Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai presiden pertama dari kalangan perempuan. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa perempuan berperan kuat sebagai tokoh pejuang nilai nasionalisme,” ujar Penggagas Museum Multatuli tersebut.
Diketahui, acara tersebut diikuti dengan takzim oleh kader Fatayat NU, Bonnie juga menyampaikan relevansi perempuan dan organisasi keagamaan dalam menjaga keutuhan bangsa pada era yang marak disinformasi digital saat ini.
“Dari semua yang kita tahu, saat ini marak terjadi polarisasi politik akibat maraknya informasi dari platform digital. Maka sudah sepatutnya organisasi keagamaan berperan strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. Organisasi keagamaan dan perempuan berperan menanamkan nilai moderasi, toleransi, dan literasi digital secara luas di masyarakat,” terang sejarawan kelahiran Rangkasbitung tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan organisasi keagamaan dan perempuan semakin berperan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan. (Red/LH)

