
LEBAK, BILHAKIMTVNEWS.COM – Nasib malang menyelimuti Muhamad Restu Saputra (6 tahun), warga Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, dilaporkan mengalami gizi buruk dan membutuhkan penanganan serius.
Kondisi tersebut mendapat atensi langsung dari Gubernur Banten, Andra Soni, Gubernur Banten langsung menginstruksikan Baznas Pemprov Banten untuk turun tangan membantu Muhammad Restu Saputra.
Baznas Provinsi Banten langsung bergegas membantu Muhammad Restu Saputra dan keluarganya, atas arahan dari Gubernur Banten, pada Selasa, 21 Januari 2026.
Kondisi Muhammad Restu Saputra di ketahui melalui video yang di unggah oleh ibu dari Muhamad Restu Saputra tersebut yang sempat viral melalui media sosial WhatsApp.
Salah satu relawan Pemuda Ansor kecamatan Gunungkencana Yanto Lesmana dan ditindak lanjuti ke personil Ditintelkam Polda Banten yaitu Bripka Gun Gun agar Vidio tersebut bisa diteruskan ke Pemerintah Provinsi Banten, kemudian Gun Gun melalui Staf pribadi Gubernur Banten langsung di respon oleh Gubernur Banten.
Andra Soni merespon cepat terkait Video yang di unggah tersebut untuk di tindak lanjuti. Atas perhatian khusus Gubernur Banten tim UPZ Baznas Pemprov Banten bergerak cepat mendatangi pasien yang tengah menderita gizi buruk di salah satu rumah singgah yang ada di kabupaten Lebak.
Yanto Lesmana menjelaskan, salah satu upaya yang telah di lakukan tim UPZ Baznas pemprov Banten yaitu dengan memberikan santunan sebesar uang dua juta rupiah agar dapat dimanfaatkan selama berobat di rumah sakit dan saat ini pasien tersebut telah dilarikan ke RSUD Banten guna mendapatkan perawatan medis yang intensif dan menyeluruh.
“Muhamad Restu Saputra merupakan anak dari Sandi Rustandi (28 tahun), seorang karyawan PT Cicaringin Perkebunan Karet,” kata Yanto kepada Bilhakimtvnews.com.
Lebih lanjut kata Yanto, berdasarkan keterangan keluarga dan pihak pendamping, selama ini anak tersebut belum mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak dari pihak perusahaan tempat orang tuanya bekerja, meskipun kondisi ekonomi keluarga tergolong terbatas.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah, Gubernur Banten Andra Soni turun langsung bersama Polda Banten, UPZ Baznas Pemprov Banten, serta Relawan Gunungkencana (Gerakan Pemuda Ansor).
“Untuk memastikan anak tersebut mendapatkan penanganan medis, pendampingan sosial, serta bantuan lanjutan bagi keluarga,” tambahnya.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa kasus gizi buruk pada anak merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara cepat dan terpadu, serta tidak boleh terjadi pembiaran, khususnya terhadap anak-anak dari keluarga pekerja.
Diketahui, UPZ Baznas Provinsi Banten saat ini telah menyiapkan bantuan darurat, pendampingan kesehatan, serta dukungan sosial bagi keluarga Muhamad Reza Saputra berupa Rumah Tidak Layak Huni. (Red)

