LEBAK, BILHAKIMTVNEWS.COM – Dua pekan paska berakhirnya pemutihan pajak kendaraan bermotor Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samsat Rangkasbitung bersama tim dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak, menggelar razia pajak kendaraan bermotor.
Razia yang di gelar persis di pertigaan sampai Warunggunung, jalan raya Rangkasbitung-Pandeglang Kabupaten Lebak sekitar pukul 09.00 WIB. Rabu, 12 November 2025, ini menyasar kendaraan-kendaraan yang menunggak pajak kendaraaan bermotor.
Agus Suryadi, Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan UPT PPD Bapenda Provinsi Banten Samsat Rangkasbitung mengatakan, razia ini dilakukan untuk memberikan kesadaran para pengguna wajib pajak kendaraan bermotor yang masih menunggak.
“Untuk perolehan hasil sementara operasi, atau razia yang sudah berlangsung ini terdapat 50 kendaraan bermotor yang belum membayar pajaknya, diperkirakan jumlahnya akan bertambah, Karena kita hinga esok akan terus melakukan razia ini,” kata Agus Suryadi sapaan akrab Agus ken-ken kepada wartawan.
Ia juga menjelaskan, bagi para pelanggar yang kedapatan belum membayar pajak bisa langsung dibayarkan dilokasi.
“Sebetulnya masyarakat wajib pajak yang terjaring razia kami berikan kemudahan pelayanan untuk melunasinya tanpa harus ke kantor Samsat Rangkasbitung,” ujarnya.
Sementara itu, IPDA Asep Supriadi Kanit Turjagwali Satlantas Polres Lebak mengatakan, pihaknya hanya mendampingi dari Samsat Rangkasbitung untuk menjaring razia kendaraan bermotor yang menunggak pajaknya.
“Tidak ada sanksi tilang, ini hanya operasi pajak kendaraan bermotor. Kita menjaring penunggak Pajak saja, ketika kedapatan ada yang belum bayar pajak, kita langsung arahkan kepada petugas dari samsat yang sudah ada fasilitas Samsat keliling untuk langsung dibayar di tempat,”kata Asep.
Selain itu kata Asep, supaya masyarakat tertib membayar pajak, karena pada bulan kemarin sudah ada program pemutihan pajak yang harus di manfaatkan oleh masyarakat.
“Tetapi ternyata masih ada saja para pengguna wajib pajak yang masih menunggak, intinya kami membantu Samsat Rangkasbitung untuk memberikan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraannya,” katanya. (Red/LH)

