
LEBAK, BILHAKIMTVNEWS.COM – Mengajak untuk membenci suatu kelompok bukanlah hal yang sulit dilakukan di era ini. Narasi ujaran kebencian menjadi tambah meyakinkan dengan kemunculan akal imitasi (AI) yang bisa dengan mudah membuat gambar dan video bohong.
Pesan tersebut disampaikan Bonnie Triyana selaku anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.
Pada acara yang dilaksanakan pada 15 Desember 2025 di Universitas La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, Lebak, Banten.
Bonnie menyampaikan bahwa 4 Pilar Kebangsaan juga menyentuh isu literasi digital yang perlu diperkuat agar Indonesia menjadi bangsa yang utuh dan tidak mudah dipecah belah.
“Teknologi maju dengan cepat, dan banyak pihak yang menggunakannya untuk menebar kebencian. Walaupun kehadirannya tidak bisa ditolak sepenuhnya, namun dengan AI mudah sekali membuat gambar dan video oleh pihak-pihak untuk menebarkan kebencian,” ujar Sejarawan di Komisi X DPR RI itu.
Disamping memelajari etika penggunaan AI, masyarakat juga harus disiapkan keterampilan berpikir kritis.
“Oleh karena itu kita semua harus bisa mengkritisi setiap informasi yang kita peroleh. Hal yang paling mudah dilakukan adalah membandingkan dengan sumber-sumber yang kredibel di setiap informasi terkait,” tegas Penggagas Museum Multatuli.
Masyarakat harus dipastikan selalu utuh dan tidak mudah dipecah belah melalui ujaran kebencian yang disebarkan dengan tidak bertanggung jawab. Melalui acara ini, masyarakat diharapkan dapat bertambah kemampuan kritisnya dalam menerima informasi. (*/LH)

