
LEBAK, – BILHAKIMTVNEWS.COM – Motor Honda CRF150L milik Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cigemblong Yudi Rosmiadi di kabarkan hilang, peristiwa hilangnya motor tersebut saat terparkir di halaman Kantor Kecamatan Cigemblong pada Senin (8/6/2026).
Yudi Rosmiadi menerangkan, peristiwa tersebut diduga berlangsung pada siang hari ketika aktivitas perkantoran berjalan normal. Kendaraan diketahui hilang meski lokasi parkir berada di lingkungan kantor pemerintahan yang saat itu masih dipenuhi pegawai dan aparatur kecamatan.
“Motor saya di taruh di halaman depan aula sejak pukul 11.10 WIB. Setelah itu saya berada di ruangan kantor dan tidak keluar. Sekitar waktu Magrib, saat saya keluar, motor sudah tidak ada. Jadi, saya baru mengetahui motor hilang setelah magrib,” terang Yudi.
Berdasarkan rentang waktu tersebut, pihaknya menduga aksi pencurian terjadi pada siang hari ketika seluruh pegawai masih menjalankan aktivitas di lingkungan kantor kecamatan.
“Saya menduga pencurian terjadi pada siang hari. Padahal, saat itu seluruh pegawai berada di kantor kecamatan. Namun, tidak ada satu pun yang melihat kejadian tersebut,” katanya.
Selain hilangnya kendaraan, Yudi juga menyoroti kondisi sistem pengawasan di kantor kecamatan yang dinilainya janggal. Pasalnya, saat kejadian berlangsung, CCTV diketahui tidak berfungsi.
“Kondisi motor saat diparkir dalam keadaan terkunci stang. CCTV kantor sedang tidak berfungsi. Sepertinya sudah sekitar dua hari CCTV mati. Saya tidak tahu apakah tidak ada yang mengaktifkannya atau memang ada yang mematikannya,” ungkapnya.
Kejanggalan tersebut semakin menjadi perhatian setelah perangkat CCTV kembali dioperasikan. Saat dilakukan pengecekan, rekaman yang diduga berkaitan dengan waktu kejadian justru tidak ditemukan.
“Saya merasa heran karena biasanya CCTV selalu aktif. Saat tadi dinyalakan kembali, rekaman dalam dua hari terakhir tidak ada. Selain itu, CCTV juga mengalami gangguan karena tanggal pada sistem langsung menunjukkan 28 Mei. Namun setelah diperbaiki, CCTV kembali normal dan rekaman dari tanggal 1 hingga 6 Juni tersedia. Yang tidak ada justru rekaman tanggal 7 dan 8 Juni,” jelas Yudi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Yudi mengaku telah menyampaikan laporan awal kepada pihak kepolisian. Tak lama setelah menerima informasi, jajaran Polsek Cijaku langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Tadi saya langsung menyampaikan laporan awal, dan Bapak Kapolsek merespons dengan cepat serta langsung menuju lokasi kejadian. Untuk laporan resmi, kemungkinan besok saya akan datang ke Polsek Cijaku,” katanya. (Red/LH)

