
LEBAK, BILHAKIMTVNEWS.COM – Sejumlah warga di Kabupaten Lebak kecamatan Rangkasbitung mengeluhkan terhentinya aliran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sejak kemarin hingga saat ini, air PDAM dilaporkan tidak mengalir ke rumah-rumah pelanggan tanpa adanya pemberitahuan resmi terlebih dahulu kepada masyarakat.
“Air mati dari kemarin, tapi tidak ada informasi sama sekali. Tidak ada pemberitahuan, baik lewat pengumuman, media sosial, maupun pesan resmi ke pelanggan,” keluh Aldi Rahmat warga Perumahan Mutiara kepada wartawan.
Menurut Aldi, sering terhentinya pasokan air PDAM di wilayah Cabang Kalanganyar, Warunggunung dan Cibadak. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan, terutama bagi warga yang sangat bergantung pada pasokan air PDAM untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya.
“Infonya setiap sungai Ciujung naik saluran tertutup lumpur. Sehingga pasokan air terhenti,” kata dia.
“Kalau memang ada perbaikan atau gangguan, kami bisa maklum. Tapi minimal ada informasi dulu ke masyarakat. Jangan mendadak mati tanpa kejelasan,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Kabupaten Lebak terkait penyebab terhentinya aliran air tersebut maupun perkiraan waktu normalisasi. Upaya Konfirmasi ke Direktur PDAM Lebak sudah dilakukan, Namun tidak ada Respon. (Red)

